Home / Berita Umum / Saksi Kunci Kasus Perkosaan Serta Pembunuhan Melindawati Masih Trauma

Saksi Kunci Kasus Perkosaan Serta Pembunuhan Melindawati Masih Trauma

Saksi Kunci Kasus Perkosaan Serta Pembunuhan Melindawati Masih Trauma – Penyidik Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengecek beberapa saksi untuk menggali info berkaitan masalah perkosaan serta pembunuhan Melindawati Zidemi (24). Sesaat saksi kunci, NP (9) sekarang semakin banyak murung.

Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syaputra mengutarakan, selama ini saksi yang diminta info sejumlah lima orang termasuk juga saksi kunci sekaligus juga korban NP. Empat saksi adalah masyarakat serta rekanan korban Melinda di Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Sungai Baung.

Win88bet Agen Judi Online 100% Terpercaya Dengan Bonus Melimpah, Cashback 10% Tiap Minggu, Deposit Hanya 50 Ribu

“Untuk sesaat ada lima saksi yang kami check salah satunya NP,” papar Donny, Rabu (27/3).

Dikatakannya, belumlah ada info penambahan dari korban NP sebab psikologis masih tetap trauma. NP tampak seringkali murung selesai lepas dari gagasan pembunuhan oleh beberapa aktor.

“Mulai lebih baik tetapi banyak diam, murung saja,” katanya.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Costumer Service Kami Untuk Info Promo Terbaik Kami di Minggu Ini

Untuk memulihkan kejiwaan NP, pihaknya melakukan pendampingan dari penyidik Unit Perlindungan Wanita serta Anak dan psikolog. Karena, info NP begitu diperlukan untuk membuka masalah ini.

“Kita nantikan NP betul-betul konstan dahulu sebab psikologisnya begitu rawan,” katanya.

Didapati, NP selamat dari tindakan perampokan itu sebab disangka aktor telah meninggal. Rekanan korban Melinda, Arisman Manai (23) menjelaskan, masyarakat sudah sempat berprasangka buruk sebab korban serta NP tidak kunjung pulang dari berbelanja di Pasar Jeti, Dusun Sungai Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (25/3) sore. Akhirnya masyarakat kompak mencari keberadaannya akan tetapi akhirnya nihil.

“Sampai malam belum pulang pula, kami berprasangka buruk sebab umumnya langsung pulang habis berbelanja,” papar Arisman di RS Bhayangkara Palembang, Selasa (26/3).

Seputar jam sebelas malam, katanya, korban NP pulang ke kampung sendirian tanpa ada kenakan sandal. NP ketakutan sekalian menangis serta sudah sempat tidak dapat dibawa komunikasi.

Sesudah kondisinya mulai lebih baik, NP baru menceritakan jika ia serta korban Melinda barusan diculik serta dirampok dua orang aktor kenakan penutup muka.

“Tante (Melinda) diculik, tante diculik,” kata Arisman menirukan perkataan NP.

NP mengakui dicekik aktor, tangan serta kakinya diikat. Lalu, ia dibuang ke semak-semak.

“Aktor mungkin menduga NP telah wafat. Serta bisa mukjizat Tuhan, ikatannya lepas, NP lari serta kembali pada rumah sejauh empat km.,” katanya.

Dari info korban NP itu, masyarakat mencari kehadiran korban Melinda yang pada akhirnya diketemukan dalam keadaan meninggal tanpa ada baju di semak-semak, Selasa (26/3) pagi.

“Pertama kami dapatkan sepeda motornya, lantas berjarak seputar 300 mtr. jasad Melinda kami dapatkan,” ujarnya.

Untuk Bergabung Bersama Kami, Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Atau Bisa Juga Dengan Mingisi Form Pendaftaran Dibawah Ini

About admin