Select your Top Menu from wp menus

Sandiaga Sepakat dengan Jokowi soal Standar Moral Tinggi di Medsos

Sandiaga Sepakat dengan Jokowi soal Standar Moral Tinggi di Medsos – Joko Widodo (Jokowi) serta Sandiaga Uno seirama masalah adat di medsos yang memerlukan adat tinggi. Ini ‘kesepakatan’ mereka.

Jokowi berkata terkait perubahan ilmu dan pengetahuan serta tehnologi (iptek) kala peresmian pembukaan Pameran Indonesia Science Expo (ISE) Tahun 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Convention, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (1/11/2018) . Ia menyebutkan sekarang ini perubahan revolusi industri demikian cepat serta menimbulkan rintangan baru.

Win88bet Agen Judi Online 100% Terpercaya Dengan Bonus Melimpah, Cashback 10% Tiap Minggu, Deposit Hanya 50 Ribu

” Beberapa model pekerjaan jadi hilang, tukang pos dahulu utama, kini tdk diketahui kembali, teller atau kasir mungkin tidak lama kembali tdk berkaitan kembali, ini yang perlu selalu kita cermati, ” ujarnya.

Ia pun mengemukakan sekarang ini banyak muncul ‘media’ tiada wartawan. Banyak orang dapat bikin berita apakah saja hanya cukup sentuhan jari.

” Muncul wadah tiada wartawan, semua pemakai jadi wartawan. Serta jempol atau like jadi pemimpin redaksi di medsos kini, semua dapat mengatakan apapun, ” kata Jokowi.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Costumer Service Kami Untuk Info Promo Terbaik Kami di Minggu Ini

Tetapi, untuk hadapi pertanda ini, menurut Jokowi, diperlukan standard moralitas yang tinggi. Kurang hanya cukup peraturan yang dikeluarkan pemerintah.

” Hadapi pertanda ini, peraturan pemerintah tidak bisa merampungkan. Yang diperlukan yaitu standard moralitas yang kian tinggi sama dengan pemakaian media sosial, ” kata Jokowi.

Pengakuan Jokowi ini direspons Sandi. Calon wakil presiden nomer urut 02 ini setuju jika akhlak mesti diprioritaskan disaat gunakan media sosial. Sandi menyebutkan pemakai jangan lantas mengolah conten negatif di media sosial.

” Saya setuju jika media sosial itu mesti jadikan jadi penambahan dibanding akhlakul karimah, jangan sampai malah kita menyaring perihal negatif dari media sosial, ” kata Sandi di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (1/11) .

Sandi memaparkan medsos miliki dua peranan, ialah menyebar optimisme, tetapi juga bisa jadi penghancur. Sebab itu, ia membawa masyarakat memaksimalkan media sosial melalui conten positif.

” Barusan santri tertarik dengan program yang lebih menyebar optimisme, nah media sosial itu bisa saja alatnya, tetapi dapat juga jadi destroyer agar kita raih akhlak yang karimah serta santri yang miliki kebolehan entrepreneurship. Media sosial mesti di isi conten yang menghidupkan semangat, motivasi serta how to, ” tuturnya.

Untuk Bergabung Bersama Kami, Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Atau Bisa Juga Dengan Mingisi Form Pendaftaran Dibawah Ini

About The Author

Related posts