Select your Top Menu from wp menus

GNKR Merencanakan Mengadakan Tindakan Di Muka Kantor Bawaslu

GNKR Merencanakan Mengadakan Tindakan Di Muka Kantor Bawaslu – Koordinator Pergerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Jumhur Hidayat menyarankan terhadap beberapa pemilik gedung di Jalan Jenderal Sudirman serta MH. Thamrin atau dekat kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, biar meluluskan peserta tindakan memakai toilet.

Jumhur pun mengharapkan peserta tindakan diizinkan melaksanakan ibadah di gedung-gedung kurang lebih Bawaslu itu.

Win88bet Agen Judi Online 100% Terpercaya Dengan Bonus Melimpah, Cashback 10% Tiap Minggu, Deposit Hanya 50 Ribu

” Kami menyarankan terhadap beberapa pemilik gedung di kurang lebih jalan Sudirman serta MH Thamrin untuk memberi akses terhadap peserta tindakan umpamanya untuk MCK (mandi, basuh, kakus) atau beribadah sampai lebih memudahkan peserta tindakan, ” ujar Jumhur kala pertemuan wartawan di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jakarta, Sabtu (18/5) .

GNKR merencanakan mengadakan tindakan di muka kantor Bawaslu pada 21-25 Mei kedepan.

Jumhur membidik peserta tindakan sejumlah 1 juta orang. Ia lantas tdk tutup peluang massa yg ada lebih dari tujuan itu.

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Costumer Service Kami Untuk Info Promo Terbaik Kami di Minggu Ini

Jumhur menjelaskan pihaknyatidak siapkan tempat untuk bermalam atau mampir. Peserta tindakan, katanya, dapat menginap di muka kantor Bawaslu selama 21 sampai 25 mei. Bahkan juga dapat lebih dari itu kalau masih ada massa yg pingin jalankan tindakan.

” Di jalan itu saja. Kita lihat saja. Bila 2-3 juta orang kehendaknya belum direspons secara baik, bisa jadi masih disana. Kan kita ikhtiar, ” tutur Jumhur.

Jumhur menjelaskan mereka dapat mendorong Bawaslu menerbitkan saran terhadap Komisi Penentuan Umum (KPU) biar mendiskualifikasi calon presiden nomer urut 01 Joko Widodo (Jokowi) -Ma’ruf Amin jadi peserta Pemilihan presiden 2019.

Itu dihimpit, kata Jumhur, lantaran faksi mereka menuding sangkaan kebohongan oleh team 01 berwujud terbangun, sistematis serta masif. Baik dari sebelum, kala, sampai selepas pungutan suara.

” Kami akan mendorong Bawaslu untuk mendiskualifikasi paslon nomer urut 01 jadi peserta dalam pemilihan presiden tempo hari sama dengan Masalah 463 UU no 7 tahun 2017, ” tutur Jumhur di Rumah Kedaulatan Rakyat, Jakarta, Sabtu (18/5) .

Jumhur mengatakan telah memberi tahu faksi kepolisian bab gagasan tindakan. Disamping itu, Jumhur pun tidak takut semisalkan ada massa lain yg pingin mengadakan tindakan pada 22 Mei.

Ia mengharapkan tindakan berjalan mulus. Jumhur memperjelas kalau faksinya memperlancar memprotes lewat cara damai. Tdk dengan beberapa cara yg menyalahi ketentuan.

” Aparat kemananan dapat memahami. Bila maksudnya ada faksi yg pingin rusuh bukan faksi kita. Kita pingin damai, ” kata Jumhur.

Untuk Bergabung Bersama Kami, Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Atau Bisa Juga Dengan Mingisi Form Pendaftaran Dibawah Ini

About The Author

Related posts